Kalau anda saya tanya, "Modal apa yang paling utama untuk menjadi pengusaha?" kira - kira apa jawaban anda? Mungkin sebagian besar akan menjawab "Uang Mas!" mungkin ada lagi yang jawab "warisan Mas!" lho kok bisa warisan jadi modal? "Ya kan warisannya tanah" kok bisa tanah jadi modal? "Ya kan tanahnya dijual mas hehe" yahhh... Akhir - akhirny uang juga dong kalo gitu.. :D
Oke kalau memang uang adalah modal utama, sekarang bayangkan kalau anda "yang saat ini belum punya usaha" saya beri modal 1 Milyard. Gimana? Siap untuk jadi pengusaha? Siap buka usaha? Uang 1 milyard untuk usaha apa rencananya? Apa? Kurang besar? Saya tambah 1 milyard lagi, Gimana? Siap?? Yang ada malah keringet dingin yang keluar. ^^
Mau action takut... Takut bangkrut... Padahal belum dimulai usahanya... Takut gagal... Padahal belum dicoba ide bisnisnya... Takut ga laku... Padahal belum digelar lapaknya... Isinya takut takut dan takut... Akhirnya uang yang tadinya mau buat modal, habis terkikis buat biaya hidup sampai menipis.. ^^
Kenapa bisa demikian? Karena ternyata untuk jadi pengusaha uang saja belum cukup.. Butuh mental dan keberanian. Butuh nyali untuk melawan ketakutan. Butuh ilmu dan pengalaman. "Butuh karakter!". Butuh strategi dan keyakinan.
Yakin bahwa langkah kita jadi pengusaha ini diridhoi Allah, bermanfaat bagi agama, bangsa dan bagi keluarga. "Itu lah modal sesungguhnya."
Alhamdulillah sekali ditengah kesibukan yang tiada henti, saya berkesempatan duduk dan belajar ilmu bisnis tentang "Capital Unlimited" sekaligus "Smart Business Map" dengan beliau guru bisnis saya Abi Choirul Hidayat, Seorang pengusaha dari Jawa Timur. Untuk menjadi seorang Ustadz/Mubaligh/Ulama wajib belajar ilmunya, begitu pula untuk menjadi seorang pengusaha "Ada ilmunya".
مَنْ أَرَا دَالدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِا لْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَالْاآخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ
Artinya : ”Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan Akherat, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu”. (HR. Turmudzi)
Mari, belajar membangun karakter sebagai modal menjadi pengusaha muslim yang berbisnis sebagaimana pebisnis kelas dunia dan berperilaku sebagaimana muslim yang bertaqwa. Sepakat? Silahkan comment and Share!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar